Selaput dara atau hymen merupakan lapisan kulit sangat tipis yang menutupi seluruh atau sebagian mulut vagina milik wanita. Selaput dara ini merupakan bagian vulva atau organ genital luar yang mempunyai struktur yang mirip dengan vagina. Bentuk selaput dara wanita bisa berubah karena penetrasi seksual ataupun proses persalinan. Perubahan bisa terjadi tergantung elastisitas selaput dara. Bentuk selaput dara wanita juga berbeda-beda, tergantung pada kadar dan juga aktivitas hormon. Namun umumnya selaput dara wanita berbentuk bulan sabit.

Bentuk Selaput Dara Wanita

  • Annular hymen. Bentuk umum selaput dara wanita yang melingkari lubang vagina.
  • Septate hymen. Selaput dara bentuk ini memiliki beberapa lubang yang terbuka.
  • Cibriform hymen. Bentuk selaput dara ini memiliki beberapa lubang, tapi lebih kecil, dan berjumlah banyak.
  • Biasanya bentuk selaput dara ini adalah dimiliki oleh wanita yang sudah aktif melakukan hubungan seksual. Jadi bentuk lubang selaput akan membesar namun menyisakan sedikit jaringan selaput dara.

Selaput dara erat kaitannya dengan keperawanan wanita, padahal sebenarnya tidak ada hubungan antara robeknya selaput dara dengan tanda bahwa wanita sudah tidak perawan. Selaput dara bisa saja robek walaupun belum pernah melakukan hubungan seksual, misalnya karena olahraga berat, bersepeda, ataupun terjatuh.

Banyak wanita yang tidak mengetahui perihal robeknya selaput dara ketika beraktivitas, karena memang robeknya selaput dara tidak menimbulkan sakit ataupun pendarahan.

Pendarahan ketika melakukan hubungan seksual pertama kali juga bukan hanya disebabkan oleh selaput dara yang belum robek. Namun juga bisa karena vagina kering, ataupun hubungan seksual yang dilakukan secara tidak perlahan.

Namun masih banyaknya yang menganggap keperawanan berhubungan dengan selaput dara membuat para wanita melakukan berbagai macam cara untuk mengembalikan bentuk selaput dara miliknya, salah satunya dengan melakukan operasi.

Operasi Selaput Dara

Prosedur operasi selaput dara akan dilakukan dengan membuka atau mengangkat selaput dara untuk mengatasi masalah tertentu. Biasanya tidak memerlukan waktu yang lama dalam proses operasinya. Dan pasien juga sudah bisa beraktivitas seperti biasanya dalam beberapa hari setelah melakukan operasi. Penting bagi pasien operasi selaput dara untuk lebih memerhatikan organ intimnya.

Hymenoplasty

Prosedur operasi ini dilakukan untuk memperbaiki selaput dara yang sudah rusak karena alasan pribadi. Misalnya seperti untuk meningkatkan rasa nyaman ketika berhubungan seksual, atau ingin kembali merasa seperti masih perawan.

Hymenotomy

Prosedur operasi ini dilakukan untuk para wanita yang memiliki kondisi selaput dara berikut ini:

  • Imperforasi hymen. Kondisi selaput dara yang menutupi penuh vagina, sehingga lendir dan darah menstruasi terjebak di dalam vagina atau uterus, karena tidak adanya lubang untuk keluar.
  • Mikroperforasi hymen. Kondisi lubang selaput dara yang terlalu kecil, namun masih memungkinkan darah dan lendir keluar dari vagina.
  • Septate hymen. Kondisi selaput dara yang memiliki dua bukaan kecil, dan menyebabkan bukaan vagina menjadi terbatas. Kondisi ini memang tidak menyebabkan darah terhalang untuk keluar dari vagina, namun bisanya menimbulkan masalah saat hubungan seksual pertama kali.
  • Selaput dara terlalu kuat. Biasanya terjadi karena selaput dara terlalu kaku dan tebal.

Beberapa tentang selaput dara tersebut harus diketahui setiap wanita. Pengetahuan tentang pendidikan seksual memang sangat diperlukan sejak dini, agar mereka dapat bertanggung jawab dan juga menjaga tubuhnya.

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter kami terkait dengan operasi selaput dara, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online gratis, ataupun datang langsung ke Klinik Utama Gracia.