Mungkin tidak semua orang termasuk para wanita mengetahui dimana letak selaput dara. Banyak orang terutama para wanita, hanya tau bahwa selaput dara merupakan lapisan yang bisa robek bila terjadi penetrasi saat melakukan hubungan seksual. Inilah mengapa kebanyakan orang menganggap selaput dara adalah patokan keperawanan.

Lapisan tipis ini sebenarnya bukan hanya dapat robek karena aktivitas seksual, namun bisa juga terjadi kerusakan atau robek bila wanita berkuda, bersepeda, mengalami kecelakaan, masturbasi, ataupun melalukan latihan peregangan yang ekstrim. Jadi, tidak selalu selaput dara robek karena penetrasi seksual. Bahkan adapula wanita yang memiliki selaput dara masih utuh walaupun sudah aktif berhubungan seksual.

Mudah robek atau tidaknya selaput dara bisa terjadi tergantung tingkat keelastisan selaput dara tersebut. Semakin tinggi tingkat elastisitasnya, maka selaput dara bisa kembali ke bentuk semula setelah mengalami penetrasi. Dan begitupun sebaliknya.

Selaput dara yang dipercaya sebagai tanda keperawanan ini juga dianggap akan mengeluarkan sedikit pendarahan ketika terjadi robekan. Inilah mengapa orang-orang percaya bahwa wanita yang masih perawan akan mengalami pendarahan saat berhubungan seksual untuk pertama kalinya.

Dimana Letak Selaput Dara?

Jadi dimana letak selaput dara? Selaput tipis ini berada di antara kedua lipatan vulva. Keberadaannya tidak lah menutupi seluruh lubang vagina seperti yang diketahui selama ini. Karena pada lapisan tersebut terdapat lubang kecil yang berguna sebagai jalan bagi darah haid untuk keluar. Walaupun begitu, adapula wanita yang memiliki selaput dara yang tidak terdapat lubang, sehingga mengalami kesulitan dalam membuang darah haid setiap bulannya. Hal ini karena umumnya bentuk selaput dara wanita berbeda-beda.

Selaput dara ini berjarak 1 sampai 2 cm dari lubang vagina, dan berada tidak jauh dari permukaan luar alat kelamin. Bahkan selaput tipis ini dapat Anda lihat keberadaannya dengan meregangkan kedua kaki dan melihat bagian vagina Anda menggunakan cermin dan senter.

Bentuk-Bentuk Selaput Dara

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa ada banyak bentuk selaput dara wanita, yaitu:

  • Annular. Umumnya wanita memiliki bentuk selaput dara ini dimana berbentuk setengah lingkaran atau seperti bulan sabit.
  • Imperforate. Bentuk ini, selaput dara sama sekali tidak mempunyai lubang atau bukaan, sehingga lubang vagina tertutup seluruhnya. Hal ini menyebabkan wanita kesulitan dalam mengalami haid karena darah yang tidak bisa keluar.
  • Mikroperforate. Pada bentuk selaput dara ini masih terdapat sedikit bukaan yang sangat kecil. Walaupun begitu, darah haid masih dapat dikeluarkan.
  • Septate. Wanita yang mempunyai bentuk selaput dara septate, akan memiliki selaput dara yang terlihat seakan terdapat dua lubang, karena terdapat pita pada tengah selaput. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan operasi.

Setelah mengetahui dimana letak selaput dara, maka Anda juga harus mengetahui bahwa ada beberapa prosedur yang dapat mengembalikan keutuhan selaput dara, seperti hymenoplasty ataupun hymenorrhaphy. Prosedur yang disebut juga sebagai operasi keperawanan ini dilakukan untuk membuat Anda memiliki selaput dara yang utuh yang juga dianggap seperti masih perawan.

Banyak juga wanita yang ingin mengembalikan keutuhan selaput daranya agar dapat merasakan kenikmatan seperti saat masih perawan. Adapula yang melakukan prosedur ini untuk meningkatkan rasa percaya dirinya. Namun perlu diingat, bahwa melakukan prosedur ini harus ditangani oleh dokter yang sudah profesional dalam hal tersebut.

Lakukan konsultasi pada staf medis Klinik Utama Gracia bila Anda ingin bertanya terkait prosedur operasi keperawanan atau operasi selaput dara ini.