Penyakit kulit herpes bukan hanya bisa terjadi pada area genital saja, namun juga bisa terjadi di area sekitar bibir atau mulut. Penyebab penyakit kulit herpes di bibir dan mulut adalah virus yang bisa dengan mudah ditularkan melalui kontak langsung, seperti menggunakan peralatan makan yang sama dengan penderita, menggunakan pelembab bibir bersama dengan penderita ataupun ketika berciuman. Virus akan lebih mudah menyebar jika terdapat luka yang sudah pecah ataupun terbuka.

Gejala Penyakit Kulit Herpes di Bibir dan Mulut

Herpes di bibir dan juga mulut atau biasanya disebut herpes oral, disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1. Virus herpes simpleks tipe 1 ini dikenal dengan virus yang dapat menimbulkan munculnya luka lepuh di bagian mulut dan juga wajah. Gejala herpes yang mungkin muncul yaitu rasa sakit di kedua bagian bibir, gusi, lidah, langit-langit mulut dan juga pada bagian dalam pipi.

Herpes oral juga bisa menyebabkan luka muncul di pipi, leher, dan juga bagian wajah yang lain. Pada beberapa orang, gejala lain yang bisa muncul karena herpes oral yaitu nyeri otot dan juga demam.

Penderita penyakit kulit herpes oral akan melewati tiga tahapan sejak infeksi awal. Yang pertama, ketika virus memasuki jaringan mukosa di mulut ataupun kulit melalui luka kecil. Lalu virus akan berkembang biang dan penderita akan mengalami gejala seperti luka pada bibir, demam dan juga gejala lain. Namun terkadang, tahap ini juga dapat tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga penderita tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi.

Tahap kedua, virus akan berpindah ke jaringan saraf tulang belakang. Ketika itu, virus akan terus berkembang biak tapi tidak aktif. Pada tahap ketiga, herpes akan kembali menimbulkan luka dan juga gejala lainnya, hal ini bisa terjadi saat tubuh penderita mengalami tekanan secara fisik ataupun emosional.

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Herpes di Bibir dan Mulut

Perlu dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter untuk mengetahui apakah seseorang mengalami herpes oral ini. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan kultur virus untuk memastikan hal tersebut. Untuk itu dokter akan mengambil contoh cairan yang berasal dari luka yang ada.

Beberapa obat untuk mengatasi herpes yaitu acyclovir, famciclovir, dan valacyclovir. Obat ini digunakan untuk meringankan gejala dan untuk membantu menekan munculnya resiko penyebaran virus pada orang lain. Selain obat yang diminum tersebut, ada juga obat yang dioles ataupun disuntik.

Pengobatan tersebut juga bisa dibantu dengan cara menjaga kondisi bibir dan juga mulut agar selalu bersih. Untuk menghilangkan rasa nyeri, Anda bisa menggunakan kain hangat atau dingin, ataupun minum obat pereda nyeri.

Mencegah Penularan Penyakit Kulit Herpes

Penyakit herpes tidak bisa disembuhkan, sehingga sangat penting bagi Anda untuk mengetahui cara pencegahannya. Pencegahan bisa dilakukan dengan menghindari penggunaan benda bersama dengan penderita, khususnya benda yang bisa menjadi tempat terjadinya kontak langsung seperti peralatan makan, make up, pelembab bibir, dan lainnya.

Hindari juga berhubungan seks dengan penderita herpes aktif. Herpes yang terjadi di bibir dan mulut juga bisa menular pada kelamin jika penderitanya melakukan seks oral. Pada wanita hamil, jika terkena herpes, disarankan untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan agar janin tidak tertular.

Anak-anak adalah golongan yang paling berisiko terkena herpes oral jika mereka melakukan kontak langsung dengan orang dewasa yang menderita herpes. Virus ini nantinya akan berdiam di tubuh anak sampai mereka tumbuh dewasa.

Jika Anda mengalami gejala herpes oral, konsultasikan segera dengan dokter yang tepat untuk mendapatkan penanganan agar tidak terjadi penularan pada orang lain.