Apakah Anda pernah mendengar istilah penyakit herpes genital? Penyakit herpes kelamin adalah salah satu jenis masalah yang menyerang alat vital seseorang, dimana semua kalangan bisa memperoleh tanda dan gejalanya, baik pria atau wanita. Selain itu, penyakit ini pun bisa menular dengan mudah, sehingga Anda memang harus mewaspadainya.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena bagi Anda yang belum memahami tentang penyakit ini, maka bisa mengetahui jenis-jenis masalah yang bisa menyerang area kelamin, selain itu penderita bisa memahami mengenai faktor penyebab penyakit tersebut.

Baca juga: Penyebab Dari Penyakit Herpes Kelamin Pada Pria



Jadi Penyakit Herpes Kelamin Adalah?

Penyakit herpes kelamin adalah sebuah infeksi yang dapat dengan mudah menular secara seksual pada wanita atau pria, biasanya virus tersebut menyebar melalui hubungan seks oral dengan kalangan yang sudah terinfeksi lebih dahulu. Penyakit ini memang bisa menularkan kepada bayi yang baru dilahirkan pada masa kehamilan, apabila sang ibu mempunyai penyakit di area kemaluannya.

Penyakit herpes genital akan menimbulkan rasa gatal atau luka di area genital. Selain itu, kedatangan penyakit ini tidak mempunyai tanda atau berbagai jenis gejala lainnya. Jika seseorang terserang penyakit kelamin, maka seseorang yang terinfeksi bisa menularkan kepada orang lain, walau tak ada gejala yang terlihat sama sekali.

Bahkan sampai sekarang obat untuk menyembuhkan kondisi yang menyerang kelamin ini belum ditemukan. Namun terdapat beberapa jenis penanganan yang bisa membantu seorang penderita penyakit herpes genital untuk meringankan dan mengurangi risiko terjadinya penularan atau infeksi yang menyerang.

Anda bisa segera konsultasikan kepada dokter untuk memperoleh resep dan penanganan yang mampu mempercepat sembuhnya peradangan tersebut. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, maka Anda bisa meminta dokter untuk resepkan obat pereda rasa nyeri. Pahami juga mengenai gejala herpes bisa berbeda dengan jenis penyakit lainnya. Berikut kami ulas beberapa gejala herpes yang dialami oleh kalangan wanita:

1.Seperti terserang flu

Menurut beberapa sumber, Anda akan memperoleh rasa sakit atau mempunyai gejala seperti seseorang yang akan terserang flu. Salah satunya tubuh Anda seperti kelelahan hingga timbulnya kelenjar getah bening yang lunak pada area pangkal paha.

Anda akan melalui fase awal terserang infeksi aktif dan membuat kondisi tersebut semakin buruk. Namun penyakit ini cenderung lebih ringan seiring berjalannya waktu. Pada fase ini, Anda tidak di izinkan mengabaikan pengobatan.

2.Alat vital seperti melepuh

Salah satu gejala penyakit herpes kelamin adalah seperti melepuh, rasanya sangat nyeri di area tersebut. Tak seperti benjolan atau jenis luka lainnya, melepuh tersebut akan mengganggu rutinitas Anda. Kondisi ini terjadi karena area genital memang cukup rentan menjadi sebuah tempat penularan, baik ketika berhubungan seksual atau oral. Jaringan vagina dan kulit di area vagina menjadi lebih mudah terserang luka atau virus.

Luka tersebut bisa hilang dan muncul secara tiba-tiba, sejumlah faktor akan membangun mereka, seperti stres tinggi. Jika tidak ditemukan luka yang timbul, rasa gatal di area vagina bisa dicurigai sebagai virus herpes.



3.Mati rasa atau kesemutan

Penyakit herpes kelamin adalah kondisi yang cenderung menimbulkan mati rasa atau kesemutan di area mulut serta daerah genital lainnya. Lalu akan menjalar ke kaki, pinggul, hingga bokon sebelum timbulnya luka. Walaupun jarang terjadi, namun kondisi ini memang akan menimbulkan kerusakan pada saraf.

Bagi Anda yang memperoleh tanda dan gejala dari herpes bisa lakukan pengobatan atau penanganan bersama kami di Klinik Utama Gracia yang akan memberi semua proses mudah kepada pasiennya. Anda bisa melakukan reservasi dengan melalui nomer 085714263063, sekian kami sampaikan mengenai penyakit herpes kelamin adalah masalah seksual, semoga bermanfaat.

Baca juga: Benarkah Herpes Genital Berbaya?


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai

panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.