Sipilis adalah penyakit menular seksual yang mudah menyebar lewat kontak seksual. Sipilis berasal dari bakteri Treponema Pallidum yang menginfeksi tubuh dengan empat tahap, yaitu tahap primer, sekunder, laten dan tersier. Dokter biasanya akan menganjurkan untuk melakukan pengobatan dengan penisilin ataupun antibiotik lain untuk menghilangkan bakteri.

Untuk mengetahui ciri ciri sipilis, perlu dilakukan pengujian, agar penyakit tersebut bisa segera ditangani. Namun kebanyakan penderita, tidak mengetahui bahwa mereka memiliki ciri ciri penyakit sipilis. Hal ini dikarenakan gejala yang mungkin tidak nampak ataupun tidak sengaja mengabaikan karena kurangnya pengetahuan mengenai penyakit menular seksual ini.

Penyebab Sipilis

Bakteri Treponema Pallidum merupakan bakteri yang menyebabkan munculnya sipilis. Pada infeksi awal, ciri ciri sipilis akan menyebabkan munculnya borok di tempat yang terinfeksi. Kemudian bakteri menyebar ke seluruh tubuh bahkan merusak organ lain secara bertahap.

Sipilis terjadi dalam empat tahap, dan dua tahapan awal biasanya akan terjadi selama satu sampai dua tahun. Jika penderita tidak segera diobati, maka penderita bisa menginfeksi orang lain yang melakukan hubungan seksual dengannya.

Bakteri sipilis akan masuk ke tubuh melalui selaput lendir utuh ataupun kulit yang mengelupas, dan kontak seksual langsung. Setelah masuk, bakteri akan berkembang biak dan menyebarkan bakteri lewat aliran darah dan juga limfatik. Ibu hamil juga bisa menularkan sipilis pada bayi yang dikandungnya. Selain itu sipilis juga bisa disebarkan melalui kontak non seksual, inokulasi, ataupun transfusi darah dari pendonor yang merupakan penderita.

Diagnosis Dan Ciri Ciri Penyakit Sipilis

Gejala primer dari sipilis adalah timbulnya chancre genital. Ini merupakan ulkus oval dengan perbatasan tidak berdarah dan tidak muncul rasa sakit kecuali terjadi infeksi. Chancre akan berkembang pada tempat inokulasi, seperti alat kelamin, anus dan juga mulut. Chancre tunggal umumnya akan terjadi selama empat minggu setelah infeksi awal.

Ciri ciri sipilis lainnya adalah berkaitan dengan kelenjar getah bening yang sakit, tegas dan juga diskrit. Jika tidak ditangani, chancre akan sembuh sendiri dalam empat sampai enam minggu dan meninggalkan bekas luka atrofi.

Jika ciri ciri penyakit sipilis tidak diobati, sipilis sekunder akan muncul enam sampai delapan minggu setelah terjadi infeksi. Pada tahap ini, ciri ciri sipilis seperti timbulnya ruam, penyakit diskrit pada kelenjar getah bening, patch mukosa, lesi papula datar, gejala flu, konstipasi, sakit kepala, otot, sendi, dan nyeri tulang. Dan hal ini akan hilang setelah dua sampai enam minggu, dan muncul tahap sipilis laten.

Pada tahap laten ini tidak ada gejala yang muncul. Biasanya terjadi satu hingga dua tahun setelah lesi primer dan bisa bertahan selama 50 tahun.

Dalam satu sampai 35 tahun setelah infeksi awal, penderita yang tidak menjalani pengobatan bisa merasakan komplikasi parah, seperti radang sendi, masalah pada kardiovaskular, lesi granulomatosa di setiap bagian tubuh, gangguan mata, pendengaran, sistem saraf dan lainnya.

Untuk itu diperlukan pengujian sesegera mungkin untuk mengetahui apakah ada ciri ciri penyakit sipilis yang mungkin ada di tubuh Anda. Anda bisa berkonsultasi dan juga melakukan pemeriksaan pada dokter kami di Klinik Utama Gracia untuk penanganan yang sesuai dengan permasalahan yang Anda alami. Lakukan langkah penanganan yang tepat agar tidak menyebabkan komplikasi yang serius pada tubuh Anda. Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan pengetahuan lebih mengenai penyakit sipilis.