Kencing nanah atau biasa disebut dengan gonore merupakan penyakit menular seksual, pada kalangan pria gonore akan menimbulkan gejala berupa keluarnya nanah dari area penis, lalu apakah efek kencing nanah pada wanita?. Penderita gonore akan merasakan sensasi perih ketika buang air kecil. Berbeda dengan gonore pada kalangan pria, apabila terjadi pada wanita gonore tidak akan timbullkan gejala apapun. Penyakit tersebut bisa sembuh dalam beberapa hari, apabila diberikan pengobatan yang tepat dan segera.

Baca juga: Umumkah Gejala Kencing Nanah?


Apakah Gonore Dapat Sembuh Secara Total?

Jadi gonore memang salah satu penyakit yang bisa disembuhkan secara total, asalkan Anda benar-benar menjalani anjuran dokter dengan meminum obat serta menjalankan beberapa pantangan yang sudah diarahkan. Obat paling umum yang akan diresepkan dokter untuk mengobati gonore yakni antibiotic untuk membunuh bakteri di dalam sana.

Gonore dapat disembuhkan dengan meminum antibiotic melalui suntik atau obat munum seperti biasa. Apabila Anda di resepkan antibiotic, seluruh dosis obat tersebut harus benar-benar dihabiskan sesuaikan dengan aturan. Bahkan meski Anda sudah merasa membaik atau tak merasakan gejala efek kencing nanah pada wanita.

Selama masa terapi Anda dianjurkan untuk berhubungan seksual agar dapat mencegah penularan atau infeksi datang kembali. Sebab gonore merupakan sebuah penyakit menular, kemungkinan dokter akan meminta pasangan Anda ikut menjalankan tes kelamin guna pastikan infeksi tersebut sudah menular atau belum.

Berapa Lama Gonore Bisa Sembuh Setelah Berobat?

Waktu yang dibutuhkan untuk gonore bisa sembuh total tergantung pada banyak hal. Misalnya Anda sudah lama mengidap penyakit tersebut, sebelum pada akhirnya di diangnosis dan tingkat keparahan penyakit tersebut dapat dilihat dari risiko atau gejala komplikasinya. Dua faktor tersebut akan membantu dokter untuk menentukan jenis, durasi, dan dosis pemberian obat untuk kalian.

Apabila gonore Anda berada di tahap awal, misalnya hanya saluran kemih yang baru terinfeksi maka gejalanya akan mereda selama 24 jam dan gonore akan kembali sembuh hanya dalam waktu 2 hari setelah berobat. Walaupun sekali Anda harus terus minum obat, sampai batas waktu yang sudah ditentukan oleh dokter.

Apabila semua berjalan terlambat, tentunya durasi pengobatan sampai sembuhnya akan memakan waktu yang lebih panjang. Karena infeksi mungkin sudah menyebar dalam tubuh dan meningkatkan risiko adanya komplikasi. Terlebih apabila antibiotic tidak anda habiskan, maka tubuh anda justru akan mengembangkan kekebalan terhadap bakteri penyakit, ini merupakan kondisi yang dinamakan resistensi antibiotic.

Kondisi tersebut naninya dapat sebabkan bakteri gonore berkembang biak menjadi semakin subur dan memperparah kondisi Anda. Ketika tubuh Anda sudah telanjur mengalami resistensi antibiotic, maka terdapat pengobatan lanjutan yang perlu ditangani. Ini akan membuat durasi pengobatan gonore kian panjang dan semakin sulit untuk disembuhkan.



Seperti Apa Efek Kencing Nanah Pada Wanita?

Penyakit gonore sudah sembuh akan ditandai dengan gejala yang mereda dan hilang total. Gonore pada kalangan pria sering ditandai dengan gejala nyeri ketika buang air kecil, meningkatnya frekuensi buat air kecil, kencing disertai nanah dan membengkaknya penis. Sedangkan bagi wanita, gejala yang akan ditimbulkan yakni keluarnya sekeresi keputihan dari vagina, terasa sakit ketika buang air kecil dan berhubungan seksual, namun apabila efek kencing nanah pada wanita sudah sembuh, gejala tersebut tidak akan terasa kembali.

Anda bisa mengunjungi kami sebagai Klinik Utama Gracia yang akan membantu mengatasi masalah atau ketidaknyaman karena penyakit kencing nanah tersebut. Sekarang saanya Anda melakukan reservasi bersama kami di nomer bawah ini 085714263063. Demikian ulasan singkat kami sampaikan mengenai efek kencing nanah pada wanita, semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Mencegah Penyebab Akibat Kencing Nanah


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.