Pernah mendengar tentang gonorrhea? Penyakit ini juga biasa dikenal dengan nama kencing nanah. Penyakit kelamin ini merupakan yang paling sering terjadi, bahkan setiap tahunnya sekitar 820 ribu orang terkena penyakit ini. Umumnya penularan penyakit ini karena melakukan hubungan seksual dengan orang yang sudah terinfeksi bakteri penyakit ini. Tapi apa sebenarnya yang menjadi penyebab penyakit gonorrhea?

Sebelum mengetahui penyebab penyakit gonorrhea, ada baiknya Anda mengetahui bahwa penyakit yang termasuk dalam penyakit menular seksual ini bisa dialami oleh pria maupun wanita.

Penyebab Penyakit Gonorrhea

Gonorrhea atau gonorea atau gonore merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae yang bisa menginfeksi saluran kemih pria dan juga mulut rahim wanita. Selain itu bakteri ini juga bisa menginfeksi selaput lendir manusia seperti alat kelamin, dubur, selaput lendir mata dan juga tenggorokan.

Bakteri ini bisa menular lewat hubungan seksual, baik vaginal, anal ataupun oral dengan penderita penyakit ini. Selain itu gonorrhea juga bisa ditularkan ibu kepada bayinya. Resiko seseorang terkena penyakit ini akan lebih meningkat jika melakukan kebiasaan bergonta-ganti pasangan seksual ataupun melakukan hubungan seksual yang tidak menggunakan kondom.

Bakteri penyebab penyakit ini bisa hidup dan juga bisa berkembang biak di membran mukosa tubuh, serta tempat yang hangat dan lembab, misalnya mata, rongga mulut, kerongkongan anus, cervix, uterus, dan juga tuba fallopi.

Pada wanita hamil, jika terinfeksi penyakit gonorrhea maka bisa melahirkan bayi yang premature. Bayi juga bisa tertular gonorrhea ketika dilahirkan dan bisa mengalami gangguan pada bagian matanya karena paparan bakteri.

Gejala Gonorrhea

Banyak penderita yang tidak mengalami gejala, namun jika ada, biasanya gejala akan muncul 2 sampai 10 hari setelah seseorang terinfeksi bakteri, bahkan ada yang mencapai 30 hari. Penularan dapat mudah terjadi pada mereka yang tidak mendapati gejala dari penyakit ini.

Gejala yang dialami oleh pria dan wanita juga berbeda. Pada wanita, penderita gonorrhea akan mengalami gejala seperti adanya lendir kuning kehijauan atau putih seperti susu di vagina, rasa nyeri yang tajam pada perut bagian bawah dan juga pinggul, nyeri ketika buang air kecil, keinginan buang air kecil meningkat, terjadi pendarahan di vagina di luar siklus menstruasi, ada bercak darah setelah berhubungan seksual, area vulva bengkak, bengkaknya kelenjar getah bening di leher, peradangan di kelopak mata dalam, dan juga demam.

Pada wanita, keluhan dari penyakit ini umumnya ringan dan kadang tidak disadari. Bahkan munculnya keputihan dari vagina seringkali dianggap karena adanya infeksi jamur dan diobati dengan anti jamur, padahal penyebab keputihan bisa dikarenakan banyak faktor.

Sedangkan pada pria, gejala yang akan terjadi yaitu adanya lendir kuning kehijauan ataupun putih susu yang berasal dari lubang penis, ujung penis kemerahan dan bengkak, nyeri ketika buang air kecil, sering buang air kecil dan sulit ditahan, tenggorokan terasa seperti terbakar ketika melakukan oral seks, kelenjar getah bening di leher bengkak, dan juga nyeri di bagian testis bahkan bengkak. Gejala-gejala tersebut bisa muncul sekitar 14 hari setelah seorang pria terinfeksi bakteri gonorrhea.

Setelah mengetahui penyebab penyakit gonorrhea dan juga gejalanya, diharapkan Anda lebih waspada jika terjadi beberapa gejala yang Anda alami. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut. Penanganan yang dilakukan lebih dini bisa menghindarkan Anda dari kemungkinan semakin parahnya gonorrhea.