Pernah mendengar istilah anyang-anyangan? Atau malah pernah bahkan sering mengalami anyang-anyangan? Banyak orang yang mengalami kondisi ini namun tidak mengetahui apa penyebab anyang anyangan. Dalam istilah medis, anyang-anyangan disebut dengan infeksi saluran kemih. Kondisi ini akan membuat seseorang buang air kecil, namun hanya sedikit mengeluarkan urine. Selain itu, penderita anyang-anyangan juga akan merasakan nyeri di saluran kemihnya ketika buang air kecil.

Jika Anda mengalami anyang-anyangan lebih dari tiga hari dan belum kunjung sembuh, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter, karena mungkin saja merupakan indikasi adanya penyakit yang lebih serius. Lalu apa saja penyebab anyang anyangan?

  1. Kuman

Penyebab anyang anyangan yang pertama yaitu karena adanya kuman. Kuman tersebut masuk ke saluran kemih dan membuat seseorang merasakan anyang-anyangan. Untuk menghindarinya, Anda wajib menjaga kebersihan alat vital ketika buang air kecil ataupun buang air besar.

  1. Klamidia

Klamidia merupakan penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang berada pada vagina wanita ini juga bisa menyebabkan seseorang mengalami anyang-anyangan. Bakteri bisa masuk ke saluran kemih dan menyebabkan wanita mengalami keputihan.

  1. Alergi

Anyang-anyangan yang terjadi pada pria, bisa disebabkan oleh alergi. Alergi tersebut bisa terjadi karena lendir atau cairan vagina pasangan setelah melakukan hubungan seksual. Disarankan bagi pria untuk melakukan pemeriksaan alergi terhadap cairan vagina, agar alergi tidak mengganggu aktivitas seksual dengan pasangan.

  1. Kurang Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan organ intim adalah suatu hal yang penting. Jika tidak maka bisa saja Anda mengalami anyang-anyangan. Misalnya sebelum ataupun sesudah melakukan hubungan seksual, sebaiknya bersihkan organ intim agar tidak ada bakteri dan juga kuman yang berasal dari organ intim dan masuk ke saluran kemih.

  1. Struktur Organ Intim Yang Abnormal

Struktur organ intim yang abnormal juga bisa menjadi penyebab anyang anyangan. Misalnya seperti refluks urine yang lebih tinggi dibanding saluran kemih dan membuat terjadinya peningkatan tekanan hidrostatik. Tekanan tersebut bisa membuat terjadinya infeksi saluran kemih.

  1. Diabetes

Penyakit kronis seperti diabetes juga bisa menyebabkan anyang-anyangan. Penderita diabetes khususnya diabetes mellitus akan mengalami kondisi anyang-anyangan karena adanya reaksi dari penyakit diabetes tersebut, sehingga membuat seseorang aka merasa selalu ingin buang air kecil walaupun urine ya keluar hanya sedikit.

  1. Dehidrasi

Ketika seseorang mengalami dehidrasi, maka urine yang dikeluarkan akan sedikit, dan sulit untuk berkemih. Namun biasanya orang yang dehidrasi akan selalu ingin buang air kecil walaupun urine yang dikeluarkan hanya sedikit.

  1. Hamil

Pada usia kandungan yang sudah membesar, maka janin akan menekan kandung kemih, dan membuat seseorang selalu ingin buang air kecil, namun urine yang dikeluarkan hanya sedikit. Kondisi ini bisa terjadi terus menerus, makanya banyak ibu hamil yang selalu bolak-balik untuk buang air kecil.

  1. Batu Ginjal

Batu ginjal bisa menjadi penyebab anyang anyangan yang terjadi pada pria ataupun wanita. Batu ginjal ini akan menimbulkan infeksi, lalu menekan saluran kemih sehingga timbul keinginan untuk buang air kecil terus menerus, namun tidak keluar seluruhnya karena ada batu ginjal yang menghalangi.

  1. Alat KB

Alat KB jenis spiral yang biasanya dimasukkan ke rahim wanita juga bisa menyebabkan seorang wanita mengalami anyang-anyangan, karena akan muncul perasaan ingin buang air kecil terus menerus. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Anda rajin memeriksakan diri ke dokter.

Itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan anyang-anyangan pada pria maupun wanita. Jika kondisi ini membuat Anda tidak nyaman, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk ditangani.