Menjaga kesehatan sistem reproduksi kita adalah suatu hal yang wajib dilakukan. Yang sudah menjaganya saja masih bisa terserang penyakit apalagi jika tidak dijaga dengan baik. Karena ada banyak sekali penyakit pada sistem reproduksi yang bisa menyerang kita. Baik pria ataupun wanita bisa saja mengalami penyakit pada sistem reproduksi. Berikut ini adalah beberapa penyakit pada sistem reproduksi wanita.

Kanker Vagina

Kanker ini merupakan penyakit yang dapat menyerang para wanita. Penyebab pastinya belum diketahui, namun banyak yang mengatakan bahwa adanya virus yang dapat membuat seseorang mengalami kanker ini. Biasanya penderita kanker vagina harus menjalani pengobatan seperti kemoterapi dan juga bedah laser.

Gangguan Menstruasi

Gangguan menstruasi juga hanya bisa dialami oleh para wanita. Gangguan yang mungkin terjadi berupa amenore primer dan amenore sekunder. Amenore primer adalah tidak terjadinya menstruasi sampai umur 17 tahun, disertai dengan unsur seksual sekunder yang cenderung tidak mengalami perkembangan. Amenore sekunder merupakan kondisi dimana menstruasi tidak terjadi selama 3 sampai 6 bulan pada wanita yang sebelumnya sudah mengalami siklus menstruasi.

Kanker Serviks

Kanker ini terjadi pada serviks atau leher rahim wanita yang diakibatkan oleh virus HPV (Human papilloma virus). Gejala awal kanker serviks yaitu berupa pendarahan di vagina, namun biasanya hal ini baru akan muncul ketika sudah memasuki stadium yang lebih jauh. Pengobatan yang dilakukan yaitu pengangkatan uterus, ovarium, saluran telur atau oviduk, sepertiga vagina bagian atas, dan juga kelenjar limfa di panggul.

Keputihan

Keputihan memang suatu hal yang normal, namun bisa menjadi abnormal dan pertanda penyakit jika keputihan menunjukkan gejala-gejala tertentu. Keputihan yang merupakan penyakit biasanya akan memiliki gejala berupa teksturnya yang berubah, warnanya tidak putih jernih, dan juga mengeluarkan bau tidak sedap, bahkan ada juga yang menyebabkan gatal.

Endometriosis

Penyakit yang bisa menyerang wanita ini merupakan kondisi dimana jaringan endometrium yang dimiliki wanita berada di luar rahim, seperti di ovarium, atau oviduk. Gejala yang muncul karena penyakit ini yaitu seperti nyeri di perut, sakit pinggang dan rasa tidak nyaman ketika menstruasi.

Kanker Rahim

Kanker rahim berbeda dengan kanker serviks. Kanker ini terjadi pada endometrium wanita yang sebenarnya merupakan tempat tumbuhnya janin. Biasanya penyakit ini dialami oleh wanita yang berusia 60 sampai 70 tahun ke atas.

Kandida

Kandida merupakan jamur yang hidupnya di saluran pencernaan, saluran kemih dan juga genital. Namun ada jenis jamur kandida yang bisa membuat infeksi pada bagian organ kewanitaan, yaitu Kandida albikans. Biasanya gejala yang akan muncul yaitu vagina terasa gatal terutama saat malam hari. Gejala lainnya yaitu keluarnya cairan berwarna pekat seperti keju ataupun cairan encer dan berwarna keruh. Untuk mengatasi masalah ini, dokter umumnya akan memberikan obat anti jamur.

Penyempitan Oviduk

Penyempitan oviduk atau saluran telur bisa terjadi karena memang faktor bawaan ataupun karena infeksi. Oviduk yang sempit akan membuat sperma sulit untuk mencapai oviduk bagian dalam, sehingga sulit terjadi proses pembuahan.

Candyloma

Penyakit pada sistem reproduksi yang satu ini berupa benjolan yang mirip dengan bunga kol atau seperti jengger ayam. Penyakit ini juga dikenal dengan nama kutil kelamin, dan merupakan salah satu penyakit menular seksual. Penyebabnya adalah Human papilloma virus (HPV). Pengobatan yang bisa dilakukan yaitu menggunakan obat oles, obat suntik ataupun dengan operasi.

Itulah beberapa penyakit pada sistem reproduksi wanita yang mungkin saja bisa dialami oleh Anda. Jaga selalu kebersihan dan kesehatan sistem reproduksi agar tidak terjadi penyakit-penyakit tersebut.