Banyak pertanyaan mengenai bahaya radang panggul parah, sebagian besar penderita takut terjadi kemandulan dan apa hal yang menyebabkan penyakit ini berbahaya. Sekilas penyakit radang panggul merupakan infeksi pada organ reproduksi wanita. Ini merupakan sebuah komplikasi yang sering disebabkan oleh penyakit seksual seperti gonore atau klamidia. Infeksi lain yang tidak termasuk penyakit menular seksual juga bisa menyebabkan PID.

Terkadang penyakit radang panggul bisa menyebabkan masalah jangka panjang dan berisiko, selanjutnya kita sebut dengan komplikasi. Lalu apa komplikasi yang kemungkinan di derita PID? Berikut komplikasi dan bahaya radang panggul:

Baca juga: Obat Radang Panggul Yang Ampuh Bagi Semua Penderitanya



Apa Penyebab Radang Panggul Berulang

Sebagian kalangan wanita akan terserang penyakit radang panggul parah berulang, hal tersebut terjadi ketika infeksi awal yang tidak segera diobati secara tuntas dengan berbagai alasan. Termasuk penggunaan antibiotic yang tak diminum sampai habis atau karena pasangan tidak diperiksa dan diobati. Jika terjadi kerusakan organ reproduksi seperti rahim atau saluran berulang-ulang, maka menjadi lebih mudah bagi bakteri untuk menyerang kembali, membuat seorang wanita rentan untuk terkena radang panggul parah.

Pengobatan Radang Panggul Parah

Antibiotic yang telah diresepkan dokter merupakan pengobatan standart untuk pengidap radang panggul parah. Obat yang dianjurkan dokter sudah disesuikan dengan hasil tes lab yang Anda jalankan. Pengobatan dengan antibiotic harus dimulai secara cepat, karena penanganan yang terlambat bisa menjadi penyebab komplikasi jangka panjang.

Menjalankan semua rangkaian pengobatan antibiotic memang sangat penting, walaupun Anda sudah merasa lebih baik. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa virus telah hilang dan benar-benar bersih. Selain antibiotik, dokter juga akan resepkan obat penghilang rasa nyeri serta merekomendasikan penderita untuk istrihat di tempat tidur selama beberapa hari.

Reaksi setelah melakukan pengobatan antibiotik akan bekerja kurang lebih selama 3 hari. Jika gejala tidak membaik dalam jangka tersebut, biasanya dokter akan menyarankan pasien melakukan perawatan di rumah sakit untuk pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut. Apabila Anda mempunyai alat kontrasepsi di dalam rahim, dokter akan menganjurkan untuk mengambil, sebab bisa menimbulkan infeksi.



Risiko Radang Panggul Parah Jika Tidak Diobati

1.Abses

Radang panggul bisa menyebabkan cairan nanah pada saluran tubuh dan ovarium, lebih lanjut hal tersebut biasa disebut dengan abses. Abses dapat diatasi dengan antibiotic, namun kadang memerlukan operasi untuk menyingkirkannya. Teknik ini dilakukan dengan cara mengambil cairah nanah dengan sebuah alat kecil. Cairan tersebut bisa dibuang menggunakan jarum yang dipandu dengan ultrasound.

2.Nyeri panggul jangka panjang

Beberapa kalangan wanita yang terserang radang panggul parah akan mengembangkan rasa sakit tersebut di area panggul atau perut bagian bawah dalam jangka panjang. Rasanya tentu tidak nyaman dan bisa menyebkan masalah lanjut seperti depresi atau insomnia.

Jika penderita masuk dalam fase radang panggul parah, maka dokter akan memberi obat penghilang rasa sakit untuk membantu mengontrol gejala dan menganjurkan pasien melakukan beberapa pemeriksaan untuk penunjang atau menentukan penyebabnya.

3.Infertilitas atau kemandulan

Selain dapat meningkatkan terjadinya kehamilan ektopik, jaringan parut dibagian tuba falopi bisa membuat soerang wanita kesulitan hamil dengan alasan yang sama, yakni telur tidak bisa lewat dengan mudah kedalam rahim.

Bagi Anda yang merasakan tanda dan gejala nyeri pada panggul, bisa segera lakukan pemeriksaan atau penanganan bersama kami di Klinik Utama Gracia untuk memperoleh penanganan lebih lanjut. Lakukan reservasi dengan mudah melalui 085714263063, sekian kami sampaikan mengenai radang panggul parah, semoga bermanfaat.

Baca juga: Penyebab Utama Radang Panggul Remaja


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai

panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.