Keputihan adalah suatu hal yang wajar dialami oleh para wanita. Keputihan juga penting adanya bagi sistem reproduksi wanita. Dengan adanya keputihan, berarti terjadi proses pembuangan cairan yang dihasilkan kelenjar dalam vagina. Cairan ini akan membawa bakteri-bakteri dan juga sel mati yang bisa menyebabkan infeksi, dan dengan dibuangnya bakteri dan sel mati tersebut, vagina akan tetap terjaga kebersihannya. Namun perlu diwaspadai jika keputihan berwarna coklat. Keputihan warna coklat ini bisa menjadi tanda tentang kondisi tertentu dari tubuh Anda.

Penyebab Keputihan Berwarna Coklat

Penyebab keputihan bisa karena tanda ovulasi, awal kehamilan, mendekati menopause, dan juga sudah memasuki menopause. Keputihan yang terjadi biasanya akan berwarna coklat muda sampai dengan coklat tua. Keputihan warna coklat pekat bisa juga terjadi karena Anda mengalami pendarahan di dinding rahim atau endometrium. Biasanya juga ini terjadi sebelum datangnya menstruasi ataupun di ujung siklus menstruasi.

Ada juga penyebab keputihan warna coklat ini:

  1. Pendarahan karena implantasi janin

Keputihan bisa disebabkan karena proses penanaman telur yang sudah dibuahi di dinding rahim. Keputihan ini bisa memiliki warna merah, merah muda ataupun coklat muda, dan merupakan salah satu tanda terjadinya kehamilan. Keputihan akan bisa dibilang normal jika terjadi selama 10-14 hari setelah pembuahan.

  1. Atrofi vaginitis

Kondisi ini akibat dari kekurangan hormon estrogen. Pada kondisi ini vagina mengalami peradangan karena rusaknya jaringan otot dan produksi cairan lubrikasi menjadi menurun. Penderita atrofi vaginitis akan merasakan sakit ketika melakukan hubungan intim, vagina akan terasa kering, perih, dan terus mengeluarkan keputihan berwarna coklat. Selain berwarna coklat, bisa juga keputihan yang Anda alami berwarna kuning dan berbau busuk.

  1. Penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual juga bisa ditandai dengan keputihan warna coklat, seperti misalnya kutil kelamin, gonore, klamidia, dan trikomoniasis. Untuk itu cobalah lebih memperhatikan gejala lain yang biasanya menyertai keputihan Anda seperti adakah rasa gatal, bau, perih dan juga ruam.

  1. Polip rahim

Penyakit polip rahim juga bisa menyebabkan keputihan warna coklat. Tidak hanya itu, akan terjadi juga gejala seperti pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, ataupun darah menstruasi yang keluar cukup banyak.

  1. Penyakit inflamasi panggul

Penyakit ini akan menyebabkan timbulnya sakit di perut bagian bawah, sakit saat berhubungan seksual dan juga masalah infertilitas. Infeksi akan terjadi pada bagian tuba falopi, serviks, dan atau lapisan rahim.

  1. Kanker serviks

Kanker serviks juga bisa ditandai dengan adanya keputihan berwarna coklat tua. Tanda lainnya yaitu seperti berat badan yang turun drastis, berkurangnya nafsu makan, lelah yang berlebih, dan sakit di bagian pinggul dan tungkai.

Cara Mengobati Keputihan Warna Coklat

  • Jika disebabkan oleh kanker serviks, maka pengobatan yang bisa dilakukan adalah radiasi, kemoterapi dan juga operasi.
  • Jika disebabkan oleh penyakit menular seksual, Anda bisa melakukan pengobatan dengan mengonsumsi antibiotik. Sebelumnya konsultasikan lebih dahulu pada dokter yang tepat.
  • Jika disebabkan oleh polip rahim, Anda bisa memilih beberapa pilihan untuk mengatasinya. Pertama, dengan memberikan obat hormonal untuk mengurangi dan mengecilkan polip. Pilihan lainnya adalah dengan prosedur kuret.
  • Jika keputihan warna coklat ini karena kehamilan, menstruasi, menopause atau ovulasi, maka Anda tidak bisa mencegahnya. Karena hal ini sudah terjadi secara alami.

Jika masalah kewanitaan seperti ini mengganggu Anda, dan ingin segera diatasi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kami di Klinik Utama Gracia.