Impotensi atau bisa dikenal dengan disfungsi ereksi merupakan sebuah gejala atau penyakit dimana penis tidak dapat berdiri atau mengeras ketika memperoleh rangsangan, lalu apa gejala impotensi dan pencegahannya?. Sebenarnya apabila berbicara mengenai penyebab impotensi bisa terjadi karena beberapa hal, seperti terdapat faktor gangguan fisik atau psikologis. Bahkan terkadang penderita mengalami masalah impoten karena kedua faktor tersebut.

Impotensi pun bisa terjadi akibat masalah fisik atau kondisi tubuh yang tidak dalam keadaan sehat, sehingga tubuh akan terpengaruh dan pencapaian ereksi tidak maksimal ketika berhubungan seksual dengan pasangan. Hal tersebut bisa terjadi sebaliknya, apabila kondisi tubuh dalam keadaan sehat, tentunya ereksi berfungsi seperti biasanya.

Perlu kalian pahami, faktor psikis ternyata dapat menimbulkan gejala impotensi kepada seseorang, sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, memang perlu dilakukan berbagai jenis cara, namun kalian harus mencari tahu apa saja yang bisa sebabkan impotensi sebelum melakukan pencegahannya.

Baca juga: Pahami Dengan Baik Faktor Impotensi



Berbagai Gejala Impotensi Dan Pencegahannya

1.Mengendalikan tekanan darah dan kolesterol tinggi

Tekanan darah tinggi dan kolestrol tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh yang mengalirkan ke penis agar bisa menghasilkan ereksi secara maksimal. Apabila di usia muda tekanan darah serta kadar kolestrol mulai berada dibatas normal, silahkan lakukan konsultasi rutin ke dokter untuk memantau kadar tekanan darah dan kolestrol Anda.

2.Menjaga pola makan

Menjalankan diet yang tidak sehat bisa menjadi penyebab impotensi pada pria. Untuk mengurangi gejala impotensi dan pencegahannya, ada baiknya Anda memperbaiki pola maka mulai dari sekarang. Penelitian sudah menunjukan bahwa makanan berlemak tinggi, digoreng, serta jarang menkonsumsi buah bisa memicu timbulnya impotensi pada kalangan pria. Makanan tidak sehat bisa menyebabkan aliran darah ke penis terhambat.

3.Batasi minuman beralkohol

Anda harus membatasi alkohol, sebab alkohol dapat mempengaruhi testosterone pada kalangan pria, yang mengakibatkan gairah seksual menurun serta kemampuan penis menjadi terganggu. Ketika Anda aktif mengkonsumsi alkohol, hal tersebut bisa mengacaukan sinyal otak agar darah tetap mengalir ke penis. Sebab penerimaan sinyal otak, penis, dan darah menjadi kacau. Maka ereksi tidak akan berjalan dengan lancar.

Beberapa sumber mengatakan bahwa pria yang minum alkohol secara berlebihan berpeluang besar memperoleh kerusakan kerusakan saraf, organ hati, dan dapat menganggu keseimbangan normal kadar hormone seksual yang dapat berujung pada impotensi di usia muda. Jadi jauhi alohol untuk menhindari gejala impotensi dan pencegahannya.



4.Rajin olahraga

Jarang olahraga atau kurang gerak dapat memicu seorang pria terserang disfunsi ereksi. Maka perlu melakukan pencegahan dengan berolahraga secara rutin. Kami sarankan Anda berolahraga seperti senam aerobik, lari, dan berenang. Hal-hal tersebut dapat membantu melancarkan aliran darah. Bagi kalangan pria tidak disarankan untuk bersepeda dalam jangka panjang setiap harinya.

Karena duduk di jok yang keras selama berjam-jam bisa memberi tekanan berlebihan pada area intim yakni bagian antara skrotum dan anus. Pembuluh darah dan saraf disekitar penis serta selangkangan akan terganggu oleh tekanan akibat duduk di jok sepanjang waktu. Maka hal tersebut akan mengganggu aliran pembuluh darah penis dan menyebabkan impotensi.

5.Berhenti merokok

Kalangan yang merokok akan membawa zat nikotin kedalam aliran darah. Zat tersebut dapat merusak pembuluh darah ke penis. Maka hal tersebut dapat menyebabkan penis tidak mampu ereksi secara maksimal. Jangan sampai terlambat, lebih baik segera hentikan kegiatan merokok mulai dari sekarang untuk mengurangi gejala impotensi dan pencegahannya di usia lanjut.

Bagi Anda yang tidak merasakan akan gejala tersebut bisa segera mengunjungi kami Di Klinik Utama Gracia untuk memperoleh penanganan yang tepat. Anda bisa melakukan reservasi dengan mudah saat ini di 081336361555. Demikian artikel kami sampaikan mengenai gejala impotensi dan pencegahannya, semoga bermanfaat.

Baca juga: Gejala Akurat Mengenai Disfungsi Seksual Pada Pria


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai

panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.