Infeksi pada kandung kemih atau gejala sistitis pada wanita merupakan kondisi kemih serta uretra menimbulkan bengkak dan kemerahan. Mayoritas penderita yang mengalami penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini memang sangat mengganggu dan terasa nyeri, bahkan bisa menjadi masalah kesehatan yang lebih serius apabila bakteri menyebar ke bagian ginjal.

Jadi pada umumnya, infeksi ini bisa timbul sebagai reaski terhadap obat atau iritasi bagi kalangan yang menggunakan produk pembersih dalam jangka panjang. Bukan hanya itu, kondisi tersebut bisa terjadi karena adanya komplikasi dari penyakit lain.

Baca disini: Penyebab Utama Terjadinya Sistitis Akut



Seberapa Umumkah Gejala Sistitis Pada Wanita?

Gejala sistitis pada wanita menjadi infeksi yang bisa menyerang semua kalangan. Namun kondisi tersebut lebih umum terjadi pada kaum wanita dibandingkan pria. Terkadang sistitis dapat kambuh dan sulit di obati. Infeksi tersebut bisa diatasi dengan mengurangi beberapa risikonya. Anda bisa konsultasi kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.

1.Diagnosis sistitis

Untuk mendapatkan diangnosis penyakit sistitis, dokter perlu menjalankan pemeriksaan fisik, Anda akan dintanya mengenai riwayat serta gejala yang dialami. Diagnosis gejala sistitis pada wanita akan segera ditetapkan apabila pemeriksaan dilengkapi dengan penunjang, seperti contohnya analisa sampel urine untuk mendeteksi lebih rinci keberadaan bakteri serta foto rotgen atau USG guna mencari penyebab lain dari peradangan saluran kemih tersebut.

Dari sampel tersebut akan ada pemeriksaan tambahan atau kultur untuk melihat bakteri penyebab atau menentukan antibiotic yang sesui untuk penderita. Langkah pemeriksaan lain akan memberi hasil lebih jelas yakni sistoskopi. Selain untuk melihat kondisi pada saluran kemih, proses tersebut akan memasukan selang kecil yang sudah dipasang kamera, dilakukan untuk keperluan biopsi atau pengambilan sampel jaringan saluran kemih, guna meleliti lebih lanjut di laboraturium.

2.Pengobatan sistitis

Setelah pasien dinyatakan positif sistitis, dokter akan segera menentukan langkah penanganan yang dibutuhkan. Proses tersebut tergantung pada tingkat keparahan yang dialami oleh pasien. Kasus sistitis ringan biasanya akan segera pulih tanpa pengobatan serius dalam beberapa hari saja. Beberapa proses penanganan secara mandiri memang perlu dilakukan untuk mengurangi gejala sistitis, diantaranya dengan konsumsi banyak air untuk membantu bersihkan infeksi pada saluran kemih tersebut, kompres perut atau antara kedua paha untuk mengurangi rasa tidak nyaman serta minumlah obat pereda rasa nyeri apabila dibutuhkan.

Selain itu, semua penderita dianjurkan untuk tidak berhubungan seksual dalam beberapa waktu, hingga kondisi infeksi tidak semakin parah. Apabila gejala sistitis pada wanita tidak kunjung membaik, penanganan yang bisa dilakukan yakni menkonsumsi obat antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri agar tak menyebar. Dokter akan menetapkan dosis sesuai dengan bakteri yang ada pada urine serta tingkat keparahan sistitis penderita.

Antibiotik biasanya dirsepkan dalam beberapa hari dan pasien wajib menghabiskan seluruh obat yang sudah diresepkan oleh dokter. Bagi kasus penderita kasus sistitis berulang, dokter lebih menganjurkan untuk mengkonsumsi antibiotic dalam jangka panjang. Namun yang paling penting yakni melakukan evaluasi lebih dalam dengan dokter spesialis ginjal untuk mengetahui penyebab timbulnya sistitis berulang.



Kapan Harus Konsultasi Dan Melakukan Penanganan Bersama Dokter?

Anda bisa segera hubungi dokter apabila mendapatkan gejala umum sistitis seperti:

•Terasa sakit atau nyeri pada bagian punggung

•Timbul demam dan menggigil

•Terasa mual dan berkahir muntah-muntah

Anda bisa melakukan proses pemeriksaan dengan proses yang mudah bersama kami di Klinik Utama Gracia. Pasien cukup membuat janji dengan dokter di nomer 085714263063, dan memperoleh penanganan yang tepat dan professional. Sekian mengenai gejala sistitis pada wanita, semoga bermanfaat.

Baca disini: Dokter Sunat Untuk Sunat Dewasa


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai

panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.