Kondisi atau masalah kulup panjang alami dapat terjadi kepada bayi dan anak kecil yang terkadang bisa bertahan sampai dewasa. Walaupun masalah ini tidak akan menimbulkan sebuah komplikasi yang cukup serius secara medis, namun bisa menyebabkan gejala seperti kulit mengalami kemerahan, bengkak, dan terasa nyeri.

Gejala seperti ini memang bisa mengganggu Anda ketika buang air kecil dan hubungan seks berlangsung. Beberapa sumber mengatakan bahwa sebanyak 2 % pria mempunyai kulup yang dapat di ekspresikan sepanjang hidupnya, walaupun dinyatakan sehat.

Seorang pria yang tidak melakukan sunat merupakan hal wajar, namun proses sunat dapat menghilangkan kemungkinan berkembangnya kulup yang ketat. Pada kondisi yang jarang terjadi, kondisi yang mempengaruhi di area sekitar penis dapat menyebabkan phimosis. Pengobatan pada masalah kulup panjang akan bergantung dari penyebab dan tingkat keparahan gejala tersebut.

Baca juga: Inilah 5 Fakta Tentang Kulup Pria

 

Apa Penyebab Masalah Kulup Panjang?

Fimonis merupakan kondisi yang umum pada bayi, balita, maupun anak laki-laki yang belum pernah melakukan sunat. Ini disebaban kulit kulup tetap menempel pada kepala penis pada beberapa tahun pertama bayi disunat. Kulit pada bagian penis anak yang mengalami masalah fimosis biasanya mulai bisa ditarik ke belakang setelah menginjak usia 3 tahun. Walaupun begitu tidak menutup kemungkinan pria dewasa dan remaja mengalami hal tersebut.

Pada orang dewasa, terdapat sejumlah risiko dan kemungkinan terjadinya penyebab fimosis, meski sudah disunat, kalangan dewasa mungkin akan mengalami kulup panjang apabila terdekteksi infeksi saluran kencing yang sering kambuh, tidak merawat keberasihan penis dengan baik, atau menarik kulup terlalu kuat secara paksa, misalnya ketika melakukan mastrubasi. Beberapa hal tersebut bisa menyebabkan timbulnya jaringan parut di bagian kepala penis sehingga kulupnya tidak bisa mengerut kebagian belakang.

Kondisi Kulit Lain yang dapat meningkatkan risiko Kulup tidak dapat ditarik, Diantanya:

•Terdapat eksim pada penis ditandai dengan kulit yang kering, gatal, pecah-pecah, dan timbul kemerahan

•Timbulnya bercak merah disertai dengan kulit mati pada masalah kulup panjang

•Terdapat gatal dan ruam pada area tubuh, namun tenang kondisi ini tidak akan menular

•Penyakit kulit yang sering terjadi pada alat kelamin dan anus menyebabkan munculnya jaringan parut pada kulit kulup penis.

•Penyakit kulit yang sering di alami alat kelamin dan anus akan menyebabkan munculnya jaringan pada kulit kulup penis.

Perawatan Pada Masalah Kulup Panjang

•Menjaga kebersihan pada penis

•Mencuci dengan lembut penis setiap hari menggunakan air hangat, jika menggunakan sabun, pilihkah yang ber varietas ringan dan non aroma

•Secara perlahan menarik kulit kulup untuk mencuci bagian bawah, Anda harus memperhatikan bahwa kulit kulup bayi dan anak laki-laki diperbolehkan di tarik kebelakang. Sebab ini dapat menimbulkan rasa sakit dan luka

•Jangan lupa mengeringkan penis, Anda harus ingat untuk mengeringkan kulup setelah mencuci dan membuang air kecil

•Hindari menggunakan bahan kimia, coba untuk tak menggenakan produk mengandung deodorant pada penis. Masalah kulup panjang atau ditangani hanya dengan teknik keberhasihan yang baik

•Dengan cara manual, regangkan kulit kulup untuk mempertahankan elastistas. Hal tersebut bisa membantu mencegah dan mengobati kulit ketat. Perlahan tarik kulup kebagian belakang dan kedepan ketika membersihkan kulup. Latihan ini harus Anda aplikasikan segera setelah kulup memisah pada kelenjar.

Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda melakukan semua ritual tersebut, sebab tak semua anak laki-laki berkembang di dalam tingkat yang sama. Seorang dokter pun bisa memberi saran mengenai cara yang tepat melakukan pelatihan tersebut. Klinik Utama Gracia akan sediakan tempat berkomunikasi antara pasien dengan dokter menggunakan cara yang simple, mudah dan terjamin, segera hubungi nomer dibawah ini 085714263063. Demikian ulasan kami sampaikan mengenai masalah kulup panjang, semoga bermanfaat.
 

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.