Mengalami disfungsi ereksi di usia muda merupakan hal yang cukup memalukan. Tak hanya membuat kita tak nyaman, ereksi muda juga membuat kita kurang percaya diri di hadapan pasangan karena tidak dapat memberikan kepuasan. Disfungsi ereksi juga dikenal dengan istilah impotensi dimana penderitanya tidak dapat mencapai atau mempertahankan ereksi. Kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk salah satunya adalah depresi.

Bagi pria, mengalami disfungsi ereksi di usia muda adalah hal yang akan mengganggu keharmonisan dengan pasangan. Meskipun tidak berbahaya, namun jika tidak diberikan tindakan penanganan, hal tersebut dapat menyebabkan masalah dalam hubungan seksual dengan pasangannya.

Seberapa Umumkah Disfungsi Ereksi?


Sebenarnya disfungsi ereksi atau impotensi ini merupakan gangguan yang sangat wajar dialami para pria. Hanya saja, mengalami disfungsi ereksi di usia muda merupakan suatu mimpi buruk. Tak hanya mengurangi kepercayaan diri di hadapan pasangan, hal ini juga dapat membuat keharmonisan terganggu. Apalagi penyebab disfungsi ereksi ini bermacam-macam. Tak hanya depresi saja, gaya hidup yang kurang sehat juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Meskipun masalah ini merupakan hal umum yang dialami pria, namun kebanyakan pria yang mengalami masalah ini malu untuk memeriksakannya. Banyak yang malu untuk berkonsultasi dan memilih mengkonsumsi obat tanpa saran dokter. Padahal jika disfungsi ereksinya disebabkan oleh depresi, maka konsultasi merupakan solusi yang paling tepat.

Baca Juga : Apa Itu Impoten? Inilah Berbagai Penyebab Impoten

Penyebab Disfungsi Ereksi

Yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi dibagi menjadi dua yaitu penyebab psikologis dan fisik. Penyebab psikologis yang dimaksud meliputi depresi, rasa takut dan cemas, trauma, maupun akibat pelecehan seksual yang pernah dialami. Sedangkan, untuk faktor fisik biasanya karena adanya masalah pada hormon, sistem saraf, sistem aliran darah, serta beberapa penyakit yang diderita. Gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu faktor penyebab pria mengalami disfungsi ereksi terutama yang usianya masih muda.
 
Gaya hidup yang kurang sehat seperti mengkonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang merupakan salah satu penyebab yang paling sering memicu impotensi pada mereka yang masih muda. Begitu pula mereka yang suka merokok, risiko mengalami disfungsi ereksinya jauh lebih besar. Kurang lebih inilah penyebab disfungsi ereksi di usia muda. Faktor lain yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi diantaranya adalah :

• Obesitas atau kegemukan

Orang yang gemuk hormon testosteronnya justru lebih sedikit, hal ini menyebabkan gairah seksual dan ereksi juga tidak terlalu tinggi.

• Penyakit lain

Kondisi disfungsi ereksi di usia muda juga bisa diakibatkan oleh adanya penyakit lain. Penyakit seperti diabetes, prostat, dan cedera saraf tulang belakang biasanya membutuhkan pengobatan yang dapat memicu adanya impotensi.

• Libido yang rendah

Bisa saja disfungsi ereksi terjaid karena libido seseorang rendah sehingga tidak dapat mencapai ereksi maupun mempertahankannya.
 
Jika faktor mengalami disfungsi ereksi di usia muda ada banyak, namun untuk mereka yang berusia di atas 50 tahun cenderung mengalami impotensi karena faktor fisik.

Bagaimana Mengatasi Disfungsi Ereksi?


Disfungsi ereksi di usia muda dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat. Namun, tentu saja kita jangan sembarangan mengkonsumsi obat untuk mengatasinya. Tergantung dari penyebabnya, mengatasi disfungsi ereksi setiap orang dapat berbeda-beda.

Dengan berkonsultasi dengan dokter di Klinik Utama Gracia, Anda dapat menyampaikan keluhan terkait disfungsi ereksi maupun gejala yang Anda alami. Selain itu, mengetahui penyebabnya juga dapat membantu dokter untuk membantu mengatasi disfungsi ereksi dengan cara yang tepat. Untuk berkonsultasi dengan dokter kami, silahkan hubungi ke nomor 081336361555. Atau sampaikan masalah Anda dengan klik link di bawah ini.

Baca Juga : 6 Penyebab Impotensi Yang Harus Dihindari


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgraciajakarta.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.