Permasalahan seksual pria cenderung akan menyebabkan rasa minder ataupun malu. Salah satu yang bisa dialami pria yaitu impoten atau impotensi. Impoten yang juga disebut sebagai disfungsi ereksi ini sering kali tidak mendapatkan penanganan, karena banyak pria yang ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Sebenarnya seperti apa ciri ciri impoten pada pria, dan apa penyebab yang bisa memicu kondisi tersebut?

Saat pria mengalami ciri ciri impoten, maka pria akan kesulitan untuk memberikan kepuasan pada pasangan saat melakukan hubungan seksual. Impoten sendiri adalah kondisi dimana pria sulit untuk memulai ataupun mempertahankan ereksi saat melakukan hubungan seksual ataupun tidak. Berikut penjelasan lengkap tentang impotensi pada pria.

Penyebab Impoten

Ada beberapa penyebab impoten yang bisa memicu kondisi permasalahan seksual pria tersebut, yaitu:

  1. Gangguan Emosi (Psikis)

Saat seorang pria mengalami emosi ataupun tekanan berat, maka bisa saja memicu terjadinya impotensi. Tekanan berat yang berasal dari pekerjaan, keluarga ataupun hal lainnya akan menyebabkan gangguan pada kemampuan ereksi. Biasanya kondisi seperti ini sering dialami pria di atas usia 40 tahun.

  1. Gangguan Fisik

Gangguan fisik seperti kelelahan, kecacatan karena pernah mengalami kecelakaan ataupun hal lain yang berkaitan dengan fisik, cenderung akan membuat seseorang mengalami depresi. Depresi yang terjadi akan membuat pria kesulitan untuk berereksi.

  1. Gaya Hidup

Penyebab lainnya, bisa karena kebiasaan atau gaya hidup yang tidak baik seperti merokok ataupun konsumsi alkohol. Hal-hal ini jika dilakukan dalam jangka panjang akan memberikan efek terjadinya impotensi.

  1. Penyakit

Penyakit seperti gangguan saraf, jantung, hipertensi, stroke, parkinson, tumor otak ataupun diabetes, bisa menyebabkan terjadinya impotensi pada pria. Agar tidak mengalami impotensi, sebaiknya hindari penyakit-penyakit yang bisa memicu kondisi tersebut.

Ciri Ciri Impoten

Adapula ciri ciri impoten yang akan dialami pria seperti:

  • Sulit memulai ereksi ketika berhubungan seksual ataupun ketika sendiri
  • Sulit mempertahankan ereksi yang terjadi
  • Menurunnya keinginan melakukan hubungan seksual

Pengobatan Impoten

Pengobatan pada penderita impotensi akan dilakukan dengan terlebih dahulu mengetahui penyebab yang melatarbelakangi kondisi tersebut. Jika disebabkan karena kondisi psikis, maka dokter akan menyarankan pengobatan dilakukan dengan terapi oleh psikiater. Bila karena kondisi fisik atau adanya penyakit tertentu, maka akan diberikan penanganan dengan obat-obatan.

Pengobatan yang akan dilakukan seperti pemberian obat yang akan meningkatkan aliran darah menuju penis, sehingga bisa terjadi ereksi. Adapula obat yang disuntikkan pada bagian samping penis agar pria bisa mengalami ereksi.

Selain itu adapula cara menangani impotensi dengan menggunakan pompa vakum dan juga operasi. Pompa vakum akan berguna untuk memompa darah menuju penis agar terjadi ereksi, untuk mempertahankan ereksi akan diberikan cincin karet pada pangkal penis. Sedangkan operasi akan dilakukan jika penderita memiliki masalah cukup besar yang tidak bisa tertangani dengan obat-obatan saja.

Anda juga dianjurkan untuk menghindari kebiasaan merokok dan juga konsumsi alkohol, agar tidak terjadi impotensi. Selalu terapkan pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi dan olahraga teratur, sehingga tubuh akan menjadi lebih sehat, dan terhindar dari penyakit-penyakit penyebab impoten. Jika Anda mengalami impotensi, tak perlu ragu atau malu untuk memeriksakan kondisi Anda tersebut pada dokter. Segera melakukan penanganan, agar tidak mengganggu keharmonisan hubungan Anda dengan pasangan.

Anda juga bisa mengonsultasikan kondisi impotensi yang Anda alami pada staf Klinik Utama Gracia melalui layanan chatting yang tersedia di bawah ini. Semoga bemanfaat.