Permasalahan ejakulasi dini memang paling sering terjadi dan dialami oleh pria. Ketika pria mengalami ejakulasi dini, maka pria akan kesulitan untuk mengontrol ejakulasi agar bertahan lama, akhirnya ejakulasi terjadi secara dini atau cepat. Untuk mengatasinya diperlukan obat ejakulasi dini yang tepat, namun sebelumnya harus diketahui penyebab ejakulasi dini yang dialami pria tersebut.

Ejakulasi dini ini bisa terjadi karena disebabkan oleh faktor psikis ataupun fisik. Pria yang mengalami ejakulasi dini akan mengalami stres ataupun depresi karena kondisi tersebut. Namun kondisi tersebut juga bisa saja disebabkan karena depresi yang dirasakan pria. Jadi memang ada keterkaitan antara keduanya. Berikut ini adalah beberapa obat ejakulasi dini untuk pria.

  1. Teknik Behavioral

Teknik ini terdiri dari langkah-langkah sederhana seperti misalnya melakukan masturbasi satu atau dua jam sebelum Anda melakukan hubungan seksual. Dokter juga biasanya akan menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual terlebih dulu untuk mengurangi tekanan.

  1. Senam Kegel

Anda bisa melakukan senam kegel sebagai salah satu obat ejakulasi dini. Senam ini bisa melatih kekuatan otot panggul agar kualitas hubungan seksual Anda dengan pasangan meningkat. Otot panggul merupakan otot yang berperan dalam hubungan seksual karena akan mendukung vagina, penis, uterus, rektum dan bagian lainnya yang juga berkaitan dengan fungsi seksual.

  1. Anastesi Topikal

Krim anastesi atau spray yang memiliki kandungan bahan yang bisa membuat mati rasa seperti misalnya lidocaine atau prilocaine juga bisa digunakan untuk mengobati ejakulasi dini. Produk tersebut digunakan sebelum berhubungan seksual untuk membantu mengurangi sensasi dan juga menunda terjadinya ejakulasi. Cara ini termasuk cara yang paling efektif, namun ada efek samping yang terjadi seperti hilangnya sensitivitas sementara, dan juga kenikmatan seksual yang berkurang.

  1. Obat Minum

Obat-obatan lain yang diminum juga bisa digunakan untuk menunda orgasme, seperti misalnya obat antidepresan, analgesik, dan juga inhibitor phosphodiesterase-5. Namun penggunaan obat-obatan tersebut bisa menimbulkan efek samping seperti mual, gangguan penglihatan, pusing, penurunan libido dan juga mulut kering.

  1. Pengobatan Di Rumah

Ejakulasi dini bisa dikurangi dengan menjalankan gaya hidup yang lebih baik seperti gaya hidup sehat, membiasakan olahraga, menghindari rokok dan juga alkohol, mengatasi stres dan depresi, memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan dan juga menggunakan kondom untuk mengurangi stimulasi penis sehingga berhubungan seksual menjadi lebih lama.

  1. Terapi Seksual

Terapi ini dilakukan untuk mengendalikan ejakulasi dengan mengetahui titik akhir menjelang orgasme pada pria. Dengan mengetahui hal tersebut, maka bisa dipelajari cara mengendalikan orgasme yang tepat. Terapi seksual yang bisa dilakukan adalah teknik ‘start and stop’ atau juga disebut dengan teknik ‘squeeze-pause’. Teknik ini dilakukan untuk memperlama rentang waktu klimaks seorang pria. Namun teknik ini harus dilakukan dengan kerjasama antara pasangan. Hal ini bisa Anda lakukan untuk latihan sampai Anda tidak perlu lagi menggunakan teknik ini untuk mengendalikan ejakulasi Anda.

Itulah obat ejakulasi dini yang bisa Anda lakukan dan Anda coba. Namun sebelumnya sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dulu pada dokter terkait dengan kondisi seksual Anda. Karena tentunya dokter akan lebih paham mengenai penanganan apa yang tepat untuk mengatasi masalah seksual Anda.

Anda juga bisa berkonsultasi terkait ejakulasi dini pada Klinik Utama Gracia melalui layanan chatting online di bawah ini. Anda pun juga bisa berkonsultasi terkait dengan permasalahan seksual lainnya yang Anda alami. Semoga bermanfaat.