Umumnya sunat pada laki-laki akan dilakukan ketika masih dalam masa anak-anak. Hal ini dilakukan karena memang sudah ajaran dalam agama, dan juga kebiasaan yang dilakukan masyarakat Indonesia. Namun bukan berarti tidak ada pria dewasa yang belum sunat, karena ada pula pria dewasa yang belum pernah mengunjungi dokter sunat karena alasan-alasan tertentu.

Sunat sendiri merupakan metode untuk menghilangkan kulit penutup kepala penis atau kulup. Ada berbagai macam manfaat sunat yang bisa didapat yaitu penis menjadi mudah dibersihkan, mengurangi resiko mengalami infeksi saluran kemih, terhindar dari penyakit kelamin, mencegah pasangan terkena penyakit kanker serviks, dan juga mencegah terjadinya phimosis.

Jadi bagi Anda pria dewasa yang ingin melakukan sunat, segera datangi dokter sunat dan pilih metode sunat yang akan Anda lakukan.

Prosedur Sunat Dewasa

Sebelum dilakukan sunat, dokter sunat akan memberikan obat untuk membuat Anda rileks, yang diberikan sejam sebelum sunat dilakukan. Prosedur sunat sendiri akan memakan waktu 10 sampai 15 menit saja. Pertama-tama dokter akan memberikan suntikan obat bius lokal, regional, ataupun umum untuk membuat bagian penis mati rasa sementara ataupun membuat Anda tertidur. Jika Anda diberikan bius umum, maka dokter akan memasangkan seperangkat alat pernapasan ke hidung atau mulut Anda.

Pilihan anestesi atau bius yang paling banyak digunakan yaitu bius lokal, karena harganya lebih murah dan juga resikonya lebih kecil daripada bius-bius yang lain.

Setelah itu, dokter akan melekatkan penjepit atau cincin plastik khusus, kemudian dokter akan mengangkat kulup dan memotongnya. Setelah kulup terpotong, dokter akan mengolesi penis dengan salep dan kain kasa.

Perawatan Setelah Sunat Dewasa

Setelah Anda melakukan sunat, kemungkinan penis akan terlihat memerah, bengkak atau memar dan juga terasa nyeri di bagian ujung penis. Namun hal tersebut biasanya akan mereda setelah 7 sampai 10 hari setelah sunat.

Untuk mengatasi nyeri yang Anda rasakan, Anda bisa menggunakan obat yang biasanya diresepkan dokter untuk menghilangkan nyeri atau sakit dan juga antibiotik. Konsumsi lah obat tersebut sesuai dengan petunjuk yang dokter berikan. Jangan lupa untuk membersihkan luka setelah kain kasa untuk membalut penis dilepas satu atau dua hari setelah sunat. Jika sudah diperbolehkan mandi, bersihkan penis secara hati-hati, dan juga hindari berendam dengan air hangat. Selain itu hindari memakai celana yang terlalu ketat sampai luka benar-benar sembuh.

Bagi pria dewasa, setelah melakukan sunat, sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual atau masturbasi terlebih dulu selama empat sampai enam minggu setelah sunat atau sampai luka bekas sunat benar-benar sembuh dan kering.

Umumnya Anda akan merasakan suatu hal yang aneh ketika melakukan hubungan seksual pertama kali setelah melakukan sunat, namun itu adalah hal yang normal, dan tidak akan berlangsung lama.

Jika setelah sunat, Anda merasakan sakit saat buang air kecil, demam, menggigil, batuk, terdapat darah di urine, sakit dan bengkak di penis yang tidak mereda, segera hubungi dokter. Konsultasikan kondisi Anda tersebut untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Setelah mengetahui tentang prosedur yang dilakukan dokter sunat pada sunat dewasa, diharapkan bagi Anda pria dewasa yang belum sunat untuk segera sunat. Karena banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan jika sudah melakukan sunat. Konsultasikan terlebih dahulu kondisi Anda kepada dokter sunat Anda untuk mengetahui metode sunat manakah yang tepat untuk Anda.